Selasa, 13 Januari 2026

Waspada Cuaca Panas, Jangan Tinggalkan 5 Barang Ini di Dalam Mobil

Berita Terkait

Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Cuaca panas dapat membuat suhu di dalam kabin mobil meningkat drastis, bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan suhu udara di luar.

Kondisi ini bukan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga berbahaya jika sejumlah barang ditinggalkan di dalam kendaraan, khususnya di atas jok mobil.

Paparan panas ekstrem di kabin mobil berisiko merusak barang, memicu kebakaran, hingga membahayakan keselamatan pengendara. Berikut lima barang yang dilarang ditinggal di atas jok mobil saat cuaca panas, dikutip dari eptyres.com:

1. Elektronik dan Perangkat Bertenaga Baterai

Perangkat elektronik seperti ponsel, laptop, kamera, tablet, hingga power bank menggunakan baterai lithium-ion yang sensitif terhadap panas.

Suhu tinggi di dalam mobil dapat menyebabkan baterai menggelembung, bocor, rusak, bahkan meningkatkan risiko ledakan.

2. Kaleng Aerosol atau Produk Bertekanan

Produk bertekanan seperti deodorant semprot, hairspray, pengharum ruangan, atau aerosol lainnya berisiko meledak saat terpapar suhu tinggi. Ledakan ini dapat merusak interior mobil dan membahayakan penumpang.

3. Botol Minuman Plastik

Minuman atau air yang disimpan dalam botol plastik di dalam mobil panas berpotensi melepaskan zat kimia berbahaya dari plastik ke dalam cairan. Selain itu, botol plastik juga bisa memicu risiko kebakaran kabin akibat efek pembiasan panas.

4. Produk Medis

Obat resep, vitamin, inhaler, maupun produk medis lainnya umumnya harus disimpan pada suhu tertentu. Paparan panas berlebihan dapat mengubah komposisi kimia obat sehingga mengurangi efektivitas dan membahayakan kesehatan.

5. Barang Plastik dan Produk Sensitif Suhu

Barang berbahan plastik seperti kacamata, kosmetik, mainan, atau aksesori kecil berisiko meleleh atau berubah bentuk jika ditinggalkan di dalam mobil tertutup saat cuaca panas.

Perlu diketahui, suhu kabin mobil yang terpapar sinar matahari langsung dapat meningkat dengan sangat cepat dan jauh melampaui suhu lingkungan. Hal ini mempercepat kerusakan barang yang sensitif terhadap panas.

Pengendara diimbau untuk selalu memarkir kendaraan di tempat teduh, menggunakan pelindung kaca, serta tidak meninggalkan barang-barang berisiko di dalam mobil, terutama saat cuaca panas ekstrem. (*)

Update