
batampos – OpenAI dilaporkan sedang mengembangkan perangkat keras AI pertama mereka yang berupa pena bertenaga kecerdasan buatan.
Dilansir dari techradar.com, OpenAI bekerja sama dengan Jony Ive, mantan kepala desain Apple yang terkenal sebagai perancang iPhone. Perangkat ini dikenal dengan nama kode “Gumdrop”.
Diprediksi akan menjadi alat AI baru di luar smartphone serta komputer yang menggabungkan pengenalan tulisan tangan, suara, dan interaksi AI secara real time.
Kemampuan dan Fitur Utama Pena AI
1. Pengenalan Teks
Pena AI dapat membaca tulisan tangan dan mengubahnya menjadi teks digital. Memudahkan proses dokumentasi, pencarian, dan penyimpanan catatan.
2. AI Assist
Pena AI terintegrasi dengan model AI seperti ChatGPT yang memungkinkan pengguna mendapatkan jawaban atas pertanyaan secara real time.
3. Penerjemahan Real Time
Pena AI dapat langsung menerjemahkan teks yang ditulis atau dipindah ke berbagai bahasa, tanpa koneksi internet pada varian tertentu.
4. Perekaman & Transkripsi Suara
Model ini juga dapat merekam suara dan mengubahnya menjadi teks. Baik untuk rapat, kuliah, atau diskusi lainnya.
5. Sinkronisasi & Penyimpanan
Pena AI dapat menyimpan catatan ke cloud atau perangkat lain secara otomatis, memudahkan akses dari berbagai perangkat.
Dirancang sebagai perangkat tanpa layar untuk mempermudah interaksi dengan AI di kehidupan sehari – hari tanpa tergantung pada smartphone atau laptop.
Perangkat ini diperkirakan baru akan diproduksi dan diluncurkan dalam beberapa tahun mendatang. Teknologi ini masih dalam fase awal pengembangan.
Pena AI adalah evolusi alat tulis tradisional yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memberikan pengalaman menulis yang lebih cerdas dan produktif.
Tren ini semakin berkembang dengan berbagai pengembangan produk dari startup sampai perusahaan besar seperti OpenAI.(*)
