Batampos – Sebuah kecelakaan pesawat yang menewaskan Greg Biffle, legenda NASCAR, keluarganya, dan tiga orang lainnya menjadi duka bagi dunia penerbangan Amerika Serikat. Seluruh keluarga pembalap mobil stok itu dinyatakan tewas di tempat, Kamis (18/12/2025) waktu setempat.
Tragedi ini menyisakan kisah haru setelah terungkap pesan terakhir yang dikirim oleh istri Biffle, Cristina Grossu Biffle, kepada ibunya.
Cristina, yang sedang dalam penerbangan bersama Greg dan kedua anak mereka, Ryder,5, dan Emma,14, menuju Florida untuk liburan ulang tahun, sempat mengirim pesan singkat kepada ibunya, Cathy Grossu. “Mama, kami dalam masalah,” kirimnya, hanya beberapa menit sebelum pesawat jatuh di Statesville, North Carolina.
Kecelakaan ini menewaskan seluruh penumpang, yakni tujuh orang, termasuk pasangan tersebut, kedua anak mereka, dan tiga penumpang lainnya, Dennis Dutton, anaknya Jack, serta Craig Wadsworth. Identitas korban dikonfirmasi oleh keluarga dan pernyataan pejabat setempat.
Dalam pernyataan penuh emosi, Cathy Grossu mengatakan pesan itu adalah komunikasi terakhirnya dengan putrinya, Cristina. “Dia mengirimi saya pesan dari pesawat dan berkata, ‘We’re in trouble.’ Dan itu saja,” ucapnya sambil menangis. Ia menggambarkan kehilangan itu sebagai pengalaman yang sangat sulit untuk ditanggung. Demikian dilansir dari People, Jumat (19/12/2025).
Ibunya juga mengenang bagaimana hari sebelum tragedi, Cristina sibuk mempersiapkan surat-surat Santa bagi keluarga prasejahtera yang membutuhkan, menunjukkan karakter dermawan yang dimilikinya hingga hari-hari terakhirnya.
Keluarga dan sahabat menggambarkan pasangan Biffle serta anak-anak mereka sebagai pribadi yang penuh semangat dan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi orang lain.
Seorang teman dekat Cristina, Erica Zangwill, mengatakan kepada media, semasa hidupnya, Cristina memiliki hati yang besar dan selalu mendahulukan kebutuhan orang lain.
Anggota Kongres AS, Richard Hudson, turut menyampaikan belasungkawa, menyebut Biffle dan keluarganya sebagai teman yang hidup dengan dedikasi untuk membantu orang lain dan bahwa Biffle akan dikenang bukan hanya karena prestasinya di lintasan balap, tetapi juga karena pelayanan dan kebaikannya kepada sesama.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam investigasi oleh otoritas penerbangan AS, sementara keluarga korban merilis pernyataan bersama yang menyatakan duka mendalam atas kehilangan mereka. (*)
