Senin, 9 Februari 2026

OpenAI Rilis ChatGPT 5.2, Klaim Jadi Model AI Terkuat untuk Profesional

Berita Terkait

OpenAI rilis ChatGPT 5.2. F. OpenAI.

batampos – OpenAI resmi meluncurkan model AI terbarunya, ChatGPT 5.2, pada Kamis (11/12). Seri ini diklaim menjadi model paling mumpuni untuk pekerjaan profesional di tengah persaingan ketat dengan Google Gemini 3 dan Anthropic Claude.

GPT 5.2 dirancang lebih kuat, akurat, dan berguna dibanding generasi sebelumnya. Model ini disebut mampu membuka lebih banyak nilai ekonomi dengan kemampuan yang lebih baik dalam membuat spreadsheet, membangun presentasi, menulis kode, memahami gambar, memproses konteks panjang, menggunakan tools, hingga menyelesaikan proyek multi langkah.

Mengutip OpenAI Academy, GPT 5.2 hadir dalam tiga varian utama sesuai kebutuhan pengguna:

1. Instant, versi cepat dan efektif untuk tugas harian.

2. Thinking, lebih mumpuni untuk tugas kompleks seperti perencanaan, analisis panjang, dan pemrograman.

3. Pro, varian terkuat untuk pekerjaan profesional berat.

GPT 5.2 juga mengalami peningkatan signifikan dalam menafsirkan tangkapan layar, diagram teknis, hingga laporan visual.

“GPT 5.2 melampaui kinerja para profesional industri dalam tugas pekerjaan pengetahuan di 44 bidang pekerjaan dengan skor 70,9% pada tes GDPval,” tulis OpenAI, dikutip dari MacRumors, Jumat (12/12).

Model terbaru ini mulai diluncurkan untuk pengguna berbayar di ChatGPT. Pengguna berbayar juga masih dapat mengakses GPT 5.1 selama tiga bulan sebelum akhirnya dinonaktifkan.

Untuk pengembang, GPT 5.2 sudah tersedia melalui layanan OpenAI API yang diperbarui. OpenAI turut menerapkan verifikasi usia di seluruh platform ChatGPT serta mode dewasa untuk chatbot yang direncanakan rilis pada kuartal pertama 2026.

Model ini ditujukan untuk profesional, programmer, penulis, peneliti, hingga pengguna umum yang membutuhkan asisten AI lebih cerdas dan andal.

Peluncuran GPT 5.2 hadir hanya satu minggu setelah CEO OpenAI, Sam Altman, mengumumkan code red untuk mempercepat peningkatan ChatGPT agar tetap kompetitif di pasar AI global. (*)

Update