
batampos –
Rasa lesu, sulit fokus, hingga tidak bersemangat bisa menjadi tanda kadar hormon dopamin dalam tubuh menurun. Padahal, dopamin dikenal sebagai “hormon bahagia” yang berperan penting dalam mengatur suasana hati, motivasi, energi, hingga produktivitas.
Untuk menjaga keseimbangan dopamin, tubuh dan otak butuh istirahat serta stimulasi positif. Tanpa harus mengonsumsi obat atau suplemen, ada sejumlah cara alami yang bisa dilakukan.
Dikutip dari Cleveland Clinic, berikut delapan aktivitas sederhana yang bisa membantu tubuh melepaskan dopamin:
1. Menikmati musik, seni, atau hobi
Mendengarkan musik, memainkan alat musik, melukis, menulis, atau berkebun dapat merangsang pelepasan dopamin sekaligus menstabilkan suasana hati.
2. Bersosialisasi
Berinteraksi dengan teman, menonton film komedi, atau sekadar tertawa bersama dapat meningkatkan dopamin sekaligus endorfin yang berfungsi sebagai “obat alami” bagi suasana hati.
3. Meditasi dan yoga
Aktivitas ini menenangkan pikiran, menurunkan kadar hormon stres (kortisol), serta meningkatkan serotonin, dopamin, dan endorfin.
4. Konsumsi makanan bergizi
Asupan kaya triptofan (telur, salmon, kacang-kacangan), magnesium, dan tirosin (alpukat, cokelat hitam) mendukung produksi dopamin dan serotonin.
5. Paparan sinar matahari
Berjemur 15–30 menit dapat meningkatkan kadar serotonin dan endorfin, yang juga berdampak pada naiknya dopamin.
6. Tertawa
Tertawa bersama kerabat atau sahabat menjadi mood booster alami karena memicu pelepasan endorfin dan dopamin.
7. Berjalan santai
Jalan kaki 30 menit per hari terbukti membantu pelepasan hormon bahagia serta menurunkan tingkat kecemasan.
8. Pijat
Selain meredakan ketegangan otot, pijat juga meningkatkan hormon oksitosin dan dopamin, yang berkontribusi pada relaksasi tubuh.
Dopamin bukan hanya soal kebahagiaan, tapi juga energi dan produktivitas. Dengan membiasakan aktivitas sederhana ini, kadar dopamin bisa tetap seimbang sehingga hidup terasa lebih positif dan bertenaga. (*)
Reporter: Juliana Belence
