
batampos – Banyak sekali yang menyepelekan pentingnya istirahat. Pasalnya, beberapa orang masih memaksakan untuk beraktivitas meskipun tubuh sudah memberi sinyal untuk istirahat.
Tubuh yang rentan akan lelah akan menimbulkan banyak sekali masalah pada kesehatan. Lebih parah dari itu, akan mengakibatkan kematian.
Jadi, alangkah lebih baik untuk tetap meluangkan waktu untuk istirahat atau tidur apabila tubuh sudah merasa lelah. Selain untuk menjaga kesehatan, tidur juga memiliki banyak sekali manfaat. Apa saja manfaat dari tidur? simak penjelasannya berikut ini.
1. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh
Dikutip dari halodoc.com, istirahat yang cukup pada malam hari dapat menjaga imunitas tubuh sehingga menjadi lebih kuat. Dengan tidur, tubuh akan memperbaiki, meregenerasi, dan memulihkan diri agar esok hari tubuh kembali bugar.
2. Mengontrol Gula Darah
Kurangnya waktu tidur dapat memiliki masalah kesehatan yang cukup serius pada metabolisme tubuh, salah satunya yaitu meningkatnya kadar gula darah. Meningkatnya kadar gula darah dapat menyebabkan risiko penyakit diabetes.
3. Menjaga Berat Badan
Tidur dipercaya dapat memiliki manfaat untuk menjaga berat badan tetap ideal. Dilansir dari alodokter.com, berbagai penelitian membuktikan bahwa kurang tidur dapat memicu gangguan keseimbangan hormon termasuk nafsu makan.
Orang yang kurang tidur cenderung memiliki nafsu makan yang lebih tinggi karena mengonsumsi lebih banyak kalori. Tidur yang cukup dapat menjaga berat badan agar tetap ideal.
4. Meningkatkan Produktivitas
Salah satu dampak tidur yang langsung bisa dimanfaatkan adalah tubuh lebih bugar di keesokan harinya. Tidak hanya itu, dengan tidur yang cukup dipercaya dapat menjaga fungsi otak.
Dengan menjaga fungsi otak, akan membantu lebih fokus, dan lebih produktif dalam menyelesaikan pekerjaan setiap harinya.
5. Menjaga Mood Tetap Baik
Tidur yang berkualitas memiliki dampak baik salah satunya menyegarkan kembali pikiran dan suasan hati. Dengan suasana hati yang baik, maka akan lebih optimal dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Dilansir dari alodokter.com, saat tidur, otak akan memproses emosi dan pikiran sehingga dapat bereaksi dengan baik. Sebaliknya, jika tidur tidak cukup, suasana hati akan memngerikan reaksi yang negatif. Contohnya seseorang akan lebih sering murung, cemas hingga, mudah lelah.
Selain itu, kurangnya istirahat dapat memicu risiko gangguan mood. Tidak hanya itu, berbagai penelitian menujukkan bahwa orang yang menderita gangguan tidur memiliki potensi yang besar untuk mengalami depresi maupun gangguan kecemasan. (*)
