Minggu, 25 Januari 2026

Ini 4 Bahaya Pakai Parfum Berlebihan, Bisa Mengancam Kesehatan Tubuh Anda

Berita Terkait

Ilustrasi: Menyemprot parfum (Istimewa)

batampos – Siapa yang tidak suka wangi? Pasti banyak di antara Anda yang suka menyemprotkan parfum atau pengharum tubuh, apalagi kalau lagi sibuk beraktivitas dan sering berkeringat. Biasanya, biar awet, parfum disemprotkan di pergelangan tangan, leher, atau baju.

Memang benar, dikutip dari laman Halodoc, parfum dengan wangi tertentu bisa bikin kita jadi lebih wangi, menarik, bahkan terasa lebih percaya diri.

Tapi, tahukah Anda? Di balik wanginya yang memikat, parfum ternyata bisa merusak kesehatan kita, apalagi kalau dipakai berlebihan.

Kebanyakan produk parfum itu identik dengan bahan kimia. Banyak juga dari kita yang langsung menyemprotkannya ke kulit, jadi ada kontak langsung antara kulit dengan zat-zat kimia tadi.

Nah, zat kimia dalam parfum itu bisa menimbulkan masalah kalau tidak cocok dengan kulit Anda. Bukan cuma itu, ada juga dampak lain dari penggunaan parfum yang perlu kita tahu.

Menurut artikel dari rsud.sukoharjokab.go.id, ternyata satu dari tiga orang bisa mengalami sakit kepala, asma, atau ruam kulit karena alergi parfum.

Bahkan, sebuah penelitian di tahun 2014 menemukan bahwa tiga perempat wanita yang sering migrain (sakit kepala sebelah) akibat bau, bilang kalau parfum adalah pemicu utamanya.

Jadi, kalau Anda hobi menyemprotkan parfum ke tubuh, sebaiknya pakai secukupnya saja, ya. Jangan sampai niatnya wangi malah membahayakan kesehatan Anda, bahkan orang lain yang mencium aromanya.

Di artikel ini, kita akan bahas lebih lanjut soal bahaya pakai parfum berlebihan pada tubuh. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

1. Dermatitis

Ketika Anda menggunakan parfum di area seperti tangan, ketiak, dan wajah, bisa jadi Anda mengalami dermatitis. Ini adalah reaksi kulit yang disebabkan oleh bahan kimia dalam parfum.

Biasanya, reaksi ini lebih sering terjadi di ketiak akibat penggunaan deodoran. Jika Anda merasakan gejala ini, penting untuk segera mencari penanganan agar tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya.

2. Alergi

Alergi bisa muncul dari berbagai penyebab, salah satunya adalah parfum. Bahkan, hanya dengan menghirup bahan kimia yang terkandung dalam parfum, Anda bisa mengalami reaksi alergi.

Misalnya, kandungan phthalate dalam parfum dapat mengganggu keseimbangan hormon dan menyebabkan masalah pada area intim.

Selain itu, bagi Anda yang memiliki riwayat asma, penggunaan parfum bisa memicu serangan asma dan sinusitis.

3. Urtikaria

Salah satu dampak negatif lainnya dari parfum adalah urtikaria, yang ditandai dengan rasa gatal, pembengkakan, dan kemerahan di area yang terkena parfum.

Dalam beberapa kasus, urtikaria bisa berujung pada anafilaksis, yang merupakan reaksi alergi serius.

Jika Anda mengalami gejala ini, sebaiknya segera ganti parfum yang Anda gunakan dengan yang lain.

4. Fotoalergi dan Fototoksisitas

Penggunaan parfum secara rutin juga dapat menyebabkan fotoalergi dan fototoksisitas. Jika Anda mengalami fotoalergi, gejala yang muncul bisa berupa eksim, terutama jika parfum yang digunakan mengandung aroma kayu manis.

Sementara itu, fototoksisitas dapat menyebabkan kemerahan dan hiperpigmentasi pada kulit, biasanya disebabkan oleh parfum yang berasal dari tumbuhan. (*)

SourceJPGroup

Update