Senin, 26 Januari 2026

Caranya Sederhana, Ini Tips Jitu Cek Beras Oplosan atau Asli di Rumah

Berita Terkait

Ilustrasi beras. (Dermaessentia)

batampos – Kekhawatiran masyarakat akan beredarnya beras oplosan, baik yang dicampur plastik, resin sintetis, atau bahan pemutih semakin meningkat. Bagi konsumen rumah tangga, ini bukan isu sepele. Selain mengancam kesehatan jangka panjang, konsumsi beras palsu juga merugikan secara ekonomi dan kepercayaan terhadap produk lokal.

Yang membuatnya lebih mengkhawatirkan, beras oplosan seringkali tampak serupa dengan beras asli. Ia bisa putih bersih, tidak berbau aneh, bahkan terasa normal saat dimasak. Padahal di balik itu, ada risiko bahan kimia berbahaya, partikel plastik, atau bahkan pemutih sintetis yang digunakan untuk memoles tampilan.

Kabar baiknya, ada cara sederhana yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengidentifikasi beras palsu tanpa alat laboratorium. Dari uji air hingga uji api, metode-metode ini bisa membantu memastikan apakah beras yang kita beli benar-benar aman untuk dikonsumsi.

Dikutip dari greenmoksha.com dan tribuneindia.com, Berikut adalah tips yang bisa diterapkan sendiri di rumah:

1. Uji Air: Tenggelam atau Mengapung?

Beras asli akan tenggelam saat direndam dalam air bening. Bila sebagian beras mengambang, bisa jadi mengandung plastik atau bahan sintetis ringan. Lakukan dengan air suhu ruang dan biarkan 2–3 menit.

2. Uji Api: Bau Gosong atau Plastik?

Cobalah ambil satu sendok makan beras kemudian bakar dengan menggunakan korek atau lilin. Beras asli akan terbakar dan berbau seperti bahan organik yang hangus. Jika berbau plastik menyengat dan meleleh seperti resin, patut dicurigai beras oplosan.

3. Uji Minyak Panas: Meleleh atau Tidak?

Panaskan minyak goreng lalu masukkan beberapa butir beras. Beras plastik cenderung meleleh atau mengambang di permukaan minyak. Sementara beras asli tetap keras dan tidak berubah bentuk, bahkan setelah terkena panas langsung.

4. Uji Jamur: Beras Tak Busuk? Waspada!

Setelah beras dimasak, simpanlah sebagian di suhu ruang selama 2–3 hari dalam wadah tertutup. Beras asli biasanya akan tumbuh jamur atau mulai membusuk karena reaksi enzim alami. Jika tetap bersih dan kering tanpa jamur, bisa jadi ada zat sintetis dalam komposisinya.

5. Uji Tumbuk: Serbuk atau Serpihan?

Cobalah haluskan beberapa butir beras menggunakan cobek atau penggiling tangan. Jika menghasilkan tepung putih halus, beras kemungkinan asli. Namun, jika yang keluar adalah butiran kasar, serpihan seperti plastik, atau warna kekuningan, waspadalah.

Meski kasus beras plastik tak selalu terbukti secara luas, konsumen rumah tangga tetap perlu waspada. Melakukan pengecekan mandiri dapat meminimalkan risiko dan meningkatkan kesadaran keamanan pangan keluarga. Belilah dari penjual terpercaya, cek kemasan dan merek, dan lakukan uji sederhana sebelum dikonsumsi rutin. (*)

SourceJPGroup

Update