Selasa, 27 Januari 2026

Rutin Jalan Mundur, Ini 9 Manfaatnya Bagi Kesehatan Anda

Berita Terkait

Ilustrasi olahraga jalan mundur. (Sumber foto: Freepik)

batampos – Berjalan mundur atau retro walking adalah bentuk olahraga yang bisa berdampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.

Karena menantang otak dan tubuh Anda dengan cara baru, olahraga ini sering digunakan dalam terapi fisik dan rehabilitasi.

Dilansir ndtv, berikut 9 manfaat yang bisa Anda dapatkan dari berjalan mundur.

1. Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi

Berjalan mundur memaksa otak dan tubuh Anda untuk bekerja sama dengan cara baru, meningkatkan koordinasi neuromuskular.

Seiring waktu, hal ini dapat membantu mengurangi risiko jatuh, terutama pada lansia dan meningkatkan stabilitas secara keseluruhan.

2. Memperkuat otot kaki

Berjalan mundur mengaktifkan otot-otot yang berbeda dibandingkan dengan berjalan maju, terutama betis, paha depan, dan paha belakang.

Hal ini memberikan beban lebih besar pada tubuh bagian bawah sehingga meningkatkan daya tahan dan kekuatan otot.

Juga, meningkatkan kekuatan kaki dan performa yang lebih baik dalam olahraga atau aktivitas sehari-hari.

3. Mengurangi nyeri lutut dan ketegangan sendi

Anehnya, berjalan mundur dapat mengurangi tekanan pada lutut. Hal ini mengalihkan beban dari tempurung lutut sehingga bermanfaat bagi penderita nyeri lutut atau yang sedang dalam masa pemulihan cedera.

4. Meningkatkan kebugaran kardiovaskular

Karena pola gerakan yang tidak biasa dan keterlibatan otot yang lebih besar, berjalan mundur meningkatkan detak jantung Anda lebih cepat daripada berjalan maju.

Hal ini bantu meningkatkan daya tahan kardiovaskular, melancarkan sirkulasi, dan mendukung kesehatan jantung dengan cara yang efisien waktu.

5. Membakar lebih banyak kalori

Karena membutuhkan lebih banyak usaha dan konsentrasi, berjalan mundur membakar lebih banyak kalori dalam waktu singkat daripada berjalan biasa.

Hal ini dapat menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan metabolisme jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang dan kebiasaan gaya hidup sehat lainnya.

6. Meningkatkan fokus mental dan fungsi kognitif

Berjalan mundur bisa merangsang mental, memaksa Anda untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar dan mengoordinasikan pola motorik yang kompleks.

Tantangan kognitif ini meningkatkan daya ingat, kesadaran spasial, dan bahkan waktu reaksi, yang bertindak sebagai latihan otak.

7. Memperbaiki postur tubuh

Banyak orang membungkuk atau condong ke depan saat berjalan. Berjalan mundur mendorong postur yang lebih tegak dengan melibatkan otot inti dan menyelaraskan tulang belakang dengan benar.

Melakukannya secara teratur dapat memperbaiki ketidakseimbangan postur dan meredakan ketegangan punggung.

8. Meningkatkan kinerja atletik

Bagi para atlet, berjalan mundur dapat meningkatkan kelincahan, gerak kaki, dan simetri otot.

Hal ini mengembangkan otot-otot yang sering kali terabaikan dalam gerakan maju, mengurangi risiko cedera, dan meningkatkan efisiensi gerakan secara keseluruhan dalam aktivitas seperti lari, basket, atau bela diri.

9. Mendukung rehabilitasi dan pemulihan cedera

Berjalan mundur sering digunakan dalam rehabilitasi untuk pemulihan pascaoperasi atau cedera, terutama yang memengaruhi tungkai bawah.

Berjalan mundur memberikan cara yang aman untuk membangun kembali kekuatan, mobilitas, dan stabilitas sendi tanpa membebani area pemulihan. (*)

SourceJPGroup

Update