Kamis, 29 Januari 2026

Waspada Lima Penyakit Saat Musim Hujan

Berita Terkait

Batampos – Musim hujan mengakibatkan udara yang lembap dan lingkungan yang basah. Kondisi ini menjadi tempat ideal berkembangnya berbagai bibit penyakit.

Perubahan cuaca yang drastis juga dapat menurunkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, penting waspada dan melindung diri dengan pola hidup sehat supaya tidak terpapar penyakiy yang paling sering muncul saat musim hujan.

Ilustrasi: Kasus demam berdarah, salah satu penyakit yang sering muncul saat musim hujan. (Istimewa)

Berikut lima penyakit yang paling sering muncul saat musim hujan dan bagaimana cara mencegahnya, seperti dikutip dari website Kementerian Kesehatan RI, yakni:

1. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penyakit ini disebabkan virus dengue yang dibawa nyamuk Aedes aegypti. Saat musim hujan, genangan air menjadi tempat favorit nyamuk berkembang biak. DBD ditandai dengan demam tinggi, nyeri otot, dan munculnya bintik merah di kulit.

Cara mencegahnya:

  • Menguras bak mandi dan tempat penampungan air
  • Menutup wadah air
  • Menaburkan bubuk abate
  • Menggunakan kelambu atau obat nyamuk

2. Leptospirosis

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang ditularkan melalui air kotor atau genangan banjir yang terkontaminasi urin hewan, terutama tikus. Gejalanya meliputi demam, nyeri otot, muntah, hingga gagal ginjal jika tidak segera ditangani.

Pencegahan:

  • Hindari bermain atau berjalan di air banjir tanpa pelindung
  • Gunakan sepatu boots saat membersihkan sisa banjir
  • Jaga kebersihan lingkungan dari tikus

3. Influenza (Flu)

Flu adalah penyakit umum yang mudah menular saat musim hujan karena daya tahan tubuh menurun dan aktivitas lebih sering dilakukan di dalam ruangan. Gejalanya meliputi pilek, batuk, demam, sakit kepala, dan tenggorokan gatal.

Pencegahan:

  • Konsumsi makanan bergizi dan istirahat cukup
  • Gunakan masker saat batuk atau pilek
  • Cuci tangan secara rutin

4. Diare

Kondisi sanitasi yang buruk di musim hujan menyebabkan makanan dan minuman lebih mudah terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit penyebab diare. Gejala utamanya adalah buang air besar berulang kali dengan konsistensi encer.

Pencegahan:

  • Konsumsi makanan yang dimasak dengan matang
  • Minum air yang sudah dimasak atau air kemasan
  • Jaga kebersihan tangan sebelum makan

5. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

ISPA dapat menyerang siapa saja, terutama anak-anak dan lansia. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan bagian atas seperti hidung dan tenggorokan. Gejalanya termasuk batuk, pilek, dan demam.

Pencegahan:

  • Gunakan masker di tempat ramai
  • Hindari kontak langsung dengan penderita
  • Tingkatkan asupan vitamin C dan cairan. (*)

    Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Update