Senin, 26 Januari 2026

7 Sisi Buruk Media Sosial dari Segi Kesehatan Mental

Berita Terkait

Ilustrasi bermain medsos.

batampos – Di dunia dengan kemajuan teknologi sekarang ini, hampir semua orang memiliki media sosial di genggaman mereka. Baik itu Instagram, Tiktok, Twitter, dan masih banyak lagi.

Memiliki media sosial memiliki banyak keuntungan dan juga manfaat yang bisa didapatkan. Mulai dari menjadi mata pencaharian, hiburan di kala senggang, dan paling utama adalah komunikasi dengan orang lain.

Apabila kamu familiar dengan media sosial, kamu tentu paham bagaimana media sosial jadi pelarian yang menyenangkan bagi sebagian orang. Melihat grup idola kesukaan, mendapatkan informasi penting, sampai belajar banyak hal.

Akan tetapi, media sosial tidak hanya berisi hal yang baik-baik saja. Tentunya, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami soal sisi buruk dari media sosial.

Ada beberapa hal buruk dari media sosial yang bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Dikutip dari Tech Target dan Butler Hospital, berikut ini merupakan 7 sisi buruk dari media sosial dari segi kesehatan mental:

1. Gangguan Kecemasan

Sisi buruk pertama yang baik muncul dari media sosial untuk kesehatan mental adalah gangguan kecemasan. Ada banyak perputaran informasi baik itu positif, negatif, fakta maupun hoax yang dengan cepat diperbarui di media sosial.

Hal ini bisa menciptakan kecemasan bagi orang yang terpapar begitu banyak berita negatif, gambar yang memicu trauma seseorang, dan hoax yang berbahaya. Hal-hal tersebut bisa membuat seseorang tenggelam dalam kecemasan, bahkan sampai depresi jika terpapar terlalu banyak.

2. Risiko Cyberbullying

SIsi buruk kedua yang biasa muncul dari media sosial untuk kesehatan mental adalah risiko cyberbullying. Ketika kamu bermain medsos, tidak menutup kemungkinan kamu akan jadi korban cyberbully atau bahkan menjadi pelaku.

Hal ini bisa mengikis dan menghancurkan mental seseorang akibat serangan secara online. Terutama bullying yang dilakukan tidak hanya oleh satu orang, serangan dari dunia maya tidak kalah berbahaya dari serangan fisik seseorang.

3. FOMO Atas Segala Sesuatu

Sisi buruk ketiga dari media sosial dari segi kesehatan mental adalah FOMO atas segala sesuatu. FOMO adalah Fear of Missing Out, dimana seseorang akan tidak mau tertinggal tren apapun di media sosial.

Hal ini bisa menciptakan kecemasan tertentu dan perasaan negatif ketika mereka tidak berhasil mengikuti tren atau hal baru tersebut. Hal ini bisa mengubah sepenuhnya persepsi diri mereka dna bahkan menghapus jati diri mereka sendiri.

4. Perspektif Fisik Berubah

Sisi buruk keempat dari media sosial dari segi kesehatan mental adanya perspektif fisik berubah. DI media sosial, kamu akan melihat wujud fisik seseorang yang paling sempurna dan juga sudah melewati pengeditan.

Hal ini bisa membuat seseorang terutama anak muda membandingkan diri dengan fisik orang lain di medsos. Lebih jauh, hal ini bisa mengembangkan eating disorder atau body dysmorphia seseorang.

5. Kecanduan Medsos

Sisi buruk kelima media sosial dari segi kesehatan mental adalah kecanduan medsos. Kamu bisa menghabiskan sebagian besar waktu untuk media sosial dan tidak melakukan hal produktif lain.

Hal ini memang menyenangkan, namun kecanduan yang berlebihan tidak akan membawa hal baik dalam hidup. Kamu bisa ketergantungan dan tidak bisa lepas dari ponsel dan akan menggantungkan segala keputusan hidup dari media sosial atau orang di dunia maya.

6. Kepercayaan Diri Turun

Sisi buruk keenam media sosial dari segi kesehatan mental adalah kepercayaan diri yang menurun. Kamu mungkin melihat orang lain membagikan kehidupan mereka yang gemerlap, menyenangkan, dan juga sempurna.

Kamu bisa berakhir membandingkan kehidupanmu yang biasa saja dengan kehidupan influencer yang tampak sempurna. Hal ini bisa membuatmu jatuh pada perbandingan diri tak berujung, tidak menghargai apa yang kamu miliki dan terobsesi untuk hidup seperti itu hingga ke arah yang salah.

7. Isolasi Diri Sendiri

Sisi buruk ketujuh dari media sosia dari segi kesehatan mental adalah isolasi diri sendiri. Ketika seseorang terlalu banyak konsumsi medsos sampai kecanduan, seseorang bisa menarik diri dari dunia sosial yang asli dan lebih fokus ke dunia virtual yang ada.

Hal ini membuat seseorang lebih nyaman berada di dunia maya dan tidak terkoneksi dengan orang nyata. Seseorang bisa mengisolasi diri baik di rumah, di tempat kerja, maupun di sekolah. Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan mental seseorang yang memerlukan interaksi asli dengan manusia sebagai makhluk sosial.

Ketujuh poin diatas merupakan sederet sisi buruk dari media sosial dari segi kesehatan mental. Dengan memahami sisi buruk yang ada kamu bisa mengurangi kadar media sosial kamu jika dirasa sudah berlebihan dalam sehari untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. (*)

Update