Selasa, 27 Januari 2026

5 Bau Mulut Ini Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Serius

Berita Terkait

Ilustrasi bau mulut. (SIPHOTOGRAPHY/GETTY IMAGES)

batampos – Bau mulut sering dianggap sepele dan hanya dikaitkan dengan kebersihan gigi yang buruk. Padahal, menurut para ahli jenis bau tertentu pada napas justru bisa menjadi petunjuk awal adanya gangguan kesehatan serius dalam tubuh.

Bau mulut dapat disebabkan oleh kebersihan mulut yang buruk, konsumsi makanan beraroma tajam, merokok, efek samping obat-obatan, diet ekstrem, atau kondisi medis.

Dilansir dari Daily Mail, Senin (28/7), teknolog gigi, Allen Zhang mengungkap bahwa napas seseorang dapat mencerminkan kondisi kesehatan dalam tubuh. Zhang menyebut ada lima jenis bau napas yang sering diabaikan, padahal bisa jadi tanda awal penyakit sistemik.

1. Bau Buah atau Aseton

Bau manis seperti buah atau penghapus kuteks bisa menjadi tanda diabetes yang tidak terkontrol. Kondisi ini terjadi karena kadar keton dalam darah meningkat, menyebabkan napas berbau seperti permen pear drop.

2. Bau Logam

Aroma logam pada napas bisa mengindikasikan disfungsi ginjal atau paparan logam berat. Hal ini disebabkan oleh amonia yang terbentuk saat urea tidak tersaring dengan baik oleh ginjal.

Paparan logam berat seperti merkuri atau timbal juga dapat memengaruhi metabolisme dan menimbulkan bau serupa.

3. Bau Ikan Busuk

Napas amis dapat mengarah pada kondisi langka bernama trimetilaminuria, yaitu kelainan metabolik yang membuat tubuh tidak mampu mengurai zat berbau amis. Selain itu, bau ini juga bisa menandakan gangguan hati seperti fetor hepaticus.

4. Bau Telur Busuk

Jika napas Anda berbau menyengat seperti belerang atau telur busuk, itu bisa menjadi tanda adanya gangguan pada saluran pencernaan bagian atas, seperti lambung atau usus.

Bau ini biasanya disebabkan oleh gas hidrogen sulfida, yang terbentuk saat bakteri dalam sistem pencernaan memecah protein tertentu selama proses fermentasi makanan.

Kondisi ini bisa terjadi pada penderita dyspepsia (gangguan pencernaan kronis), infeksi lambung oleh bakteri H. pylori, atau masalah pada fungsi hati dan empedu.

5. Bau Apek atau Lembab

Napas yang tercium seperti bau apek, lembab, atau berjamur bukan hanya tidak sedap, tetapi bisa menjadi tanda adanya penumpukan racun dalam tubuh akibat gangguan pada organ vital seperti ginjal atau hati.

Dalam kondisi gagal ginjal atau gagal hati, organ tersebut tidak mampu menyaring limbah dengan efektif, sehingga zat-zat berbahaya bisa masuk ke aliran darah dan keluar melalui napas.

Zhang menambahkan, kemajuan teknologi kini memungkinkan tenaga medis mendeteksi risiko penyakit melalui biosignature dari mulut, termasuk senyawa sulfur volatil dan keton.

Selain tentang kebersihan mulut, bau napas juga bisa menjadi sinyal penting bagi kesehatan Anda. Jika Anda mengalami bau napas yang tidak biasa dan menetap, segera konsultasikan dengan dokter untuk deteksi dini. (*)

SourceJPGroup

Update