Minggu, 25 Januari 2026

10 Cara Menghilangkan Bau Ketiak Secara Alami yang Bisa Dicoba di Rumah

Berita Terkait

ILUSTRASI. Ketiak yang tidak dirawat dengan baik, selain dapat menimbulkan bau badan juga dapat terlihat kusam hingga menghitam serta bertekstur kasar. (Reader’s Digest)

batampos – Siapa pun pasti pernah merasa tidak percaya diri karena bau ketiak. Baik pria maupun wanita, masalah ini bisa mengganggu kenyamanan saat beraktivitas, apalagi kalau sedang berada di tengah keramaian. Bau yang muncul dari ketiak seringkali membuat orang di sekitar merasa risih, dan kita sendiri jadi minder.

Menurut penjelasan di laman resmi Puskesmas Kuta Selatan (puskesmaskutaselatan.badungkab.go.id), bau badan umumnya muncul saat keringat bercampur dengan bakteri di permukaan kulit. Perlu diketahui, keringat itu sendiri sebenarnya tidak memiliki bau. Tapi begitu bertemu bakteri, maka muncullah aroma tak sedap itu.

Ada dua kelenjar di tubuh yang menghasilkan keringat, yakni kelenjar ekrin yang tersebar di seluruh tubuh, dan kelenjar apokrin yang lebih banyak terdapat di area ketiak. Nah, kelenjar apokrin inilah yang biasanya menjadi sumber masalah ketika kita bicara soal bau ketiak.

Ternyata, banyak faktor yang memengaruhi bau badan bisa berbeda-beda pada setiap orang. Dari jenis makanan yang dikonsumsi, obat-obatan tertentu, hingga kondisi hormon dalam tubuh. Seperti dijelaskan dalam artikel di Alodokter, saat tubuh mengalami peningkatan hormon androgen, yang biasanya terjadi pada masa pubertas, bau badan cenderung lebih kuat. Itulah sebabnya para remaja sering mengalami masalah ini.

Tak hanya itu, kondisi kesehatan seperti diabetes, asam urat, masalah pada tiroid, bahkan gangguan ginjal juga bisa menyebabkan bau badan jadi lebih tajam. Maka dari itu, jika bau tak sedap terus muncul walau sudah menjaga kebersihan, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter.

Banyak orang mengandalkan deodoran sebagai solusi cepat untuk mengatasi bau ketiak. Selain deodoran, ada juga cara menghilangkan bau ketiak secara alami yang lebih aman dan bisa dilakukan dengan mudah di rumah.

Berikut beberapa cara menghilangkan bau ketiak secara alami yang bisa dicoba.

1. Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung asam laurat yang efektif membunuh bakteri di kulit. Cara pakainya gampang: oleskan minyak kelapa ke bagian tubuh yang sering berkeringat seperti ketiak. Lalu, bilas dengan air yang dicampur bubuk asam sitrat (satu sendok teh asam sitrat + satu cangkir air). Keringkan dengan handuk dan oles lagi minyak kelapa. Lakukan ini setiap hari agar bau badan hilang.

2. Minyak Pohon Teh

Minyak pohon teh punya sifat antibakteri dan antijamur yang bisa mencegah bau tidak sedap. Caranya, campur dua sendok teh minyak pohon teh dengan dua sendok makan air. Oleskan campuran ini ke ketiak dan area lain yang basah karena keringat. Gunakan rutin tiap hari agar hasil maksimal.

3. Minyak Lavender

Minyak esensial lavender bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Kalau dicampur dengan tepung jagung (maizena) dan soda kue, bisa jadi deodoran alami yang praktis. Campur 10 tetes minyak lavender dengan tiga sendok teh maizena dan dua sendok teh soda kue. Simpan campuran ini di tempat tertutup dan pakai sesuai kebutuhan.

4. Minyak Peppermint

Minyak peppermint juga punya sifat antibakteri. Anda bisa langsung oles beberapa tetes di ketiak atau buat deodoran sendiri dengan mencampurkan 10 tetes minyak peppermint, empat sendok makan tepung jagung, empat sendok makan soda kue, dan empat sendok makan minyak kelapa. Simpan di botol tertutup dan gunakan tiap hari untuk kulit kering dan bebas bau.

5. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel bisa membunuh dan mencegah bakteri berkembang sehingga bau badan berkurang. Anda bisa oleskan langsung ke ketiak dengan kapas, atau campur setengah cangkir cuka sari apel dengan satu cangkir air untuk jadi semprotan deodoran alami yang bisa dipakai rutin.

6. Garam Epsom

Garam epsom punya kandungan antioksidan yang membantu tubuh rileks dan menurunkan produksi keringat. Caranya mudah: isi bak mandi dengan air hangat dan tambahkan 2–3 cangkir garam epsom. Berendam santai selama 20 menit, lakukan tiga kali seminggu, dan rasakan tubuh jadi lebih segar serta bau badan berkurang.

7. Teh Hijau

Teh hijau mengandung antioksidan dan asam tanat yang membantu melawan bau badan. Anda bisa minum teh hijau setiap hari untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Selain itu, oleskan ampas teh hijau yang sudah dingin ke area tubuh yang berbau untuk mengontrol bakteri. Tapi jangan gunakan tiap hari agar kulit tidak jadi kering.

8. Air Lemon

Sifat asam air lemon bisa menurunkan pH kulit sehingga bakteri sulit hidup. Cara praktisnya, gosok langsung setengah lemon ke ketiak, biarkan sampai kering, lalu bilas dengan air hangat. Jika kulit Anda sensitif, boleh encerkan air lemon dengan sedikit air dulu. Lakukan ini setiap hari untuk hasil optimal.

9. Tomat

Asam dalam tomat mampu membunuh bakteri, sedangkan sifat astringennya mengecilkan pori-pori dan mengurangi keringat. Isi bak mandi dengan air hangat lalu tambahkan jus tomat sekitar 450 ml. Berendamlah selama 20–30 menit, lakukan 3–4 kali seminggu agar bau badan berkurang.

10. Air Mawar

Air mawar bersifat astringen yang mengurangi ukuran pori-pori dan produksi keringat. Campur tiga sendok makan air mawar dengan satu sendok makan cuka sari apel. Simpan dalam botol semprot, lalu gunakan kapan saja untuk menyegarkan ketiak dan bagian tubuh lain. (*)

SourceJPGroup

Update